Senin, 27 Januari 2014
Air Mata Yang di Ridhai-Nya
Jenis-jenis Air Mata :
Kata Ibnu
Qayyim - 10 Jenis Tangis
1)
Menangis kerana kasih sayang & kelembutan hati.
2)
Menangis kerana rasa takut.
3)
Menangis kerana cinta.
4)
Menangis kerana gembira.
5)
Menangis kerana menghadapi penderitaan.
6)
Menangis kerana terlalu sedih.
7)
Menangis kerana terasa hina dan lemah.
8)
Menangis untuk mendapat belas kasihan orang.
9)
Menangis kerana mengikut-ikut orang menangis.
10)
Menangis orang munafik - pura-pura menangis.
"..dan bahawasanya DIA lah yang menjadikan orang tertawa dan menangis." (An Najm : 43)
Jadi,
Allah lah yang menciptakan ketawa dan tangis, serta menciptakan sebab
tercetusnya. Banyak air mata telah mengalir di dunia ini. Sumber nya dari mata
mengalir ke pipi terus jatuh ke bumi. Mata itu kecil namun ia tidak pernah
kering ia berlaku setiap hari tanpa putus-putus. Sepertilah sungai yang
mengalir ke laut tidak pernah berhenti?.kalaulah air mata itu di tampung
banjirlah dunia ini.
Tangis tercela atau terpuji ??
Ada
tangisan yang sangat di cela umpamanya meratapi mayat dengan meraung dan
memukul-mukul dada atau merobek-robek pakaian. Ada pula tangisan sangat-sangat
di puji dan di tuntut iaitu tangisan
kerana menginsafi dosa-dosa yang silam atau tangis kerana takut akan azab dan siksa Allah.
kerana menginsafi dosa-dosa yang silam atau tangis kerana takut akan azab dan siksa Allah.
Tangisan
dapat memadamkan api Neraka ?
"Rasulullah
saw bersabda : Tidaklah mata seseorang menitiskan air mata kecuali Allah akan
mengharamkan tubuhnya dari api neraka. Dan apabila air matanya mengalir ke pipi
maka wajahnya tidak akan terkotori oleh debu kehinaan, apabila seorang daripada
suatu kaum menangis, maka kaum itu akan di rahmati. Tidaklah ada sesuatupun
yang tak mempunyai kadar dan balasan kecuali air mata. Sesungguhnya air mata
dapat memadamkan lautan api neraka."
Air mata
taubat Nabi Adam a.s ?
Beliau
menangis selama 300 tahun tanpa mendonggak ke langit tersangat takut dan
hibanya terhadap dosa yang telah ia lakukan.Dia bersujud di atas gunung dan air
matanya mengalir di jurang Serandip. Dari air matanya itulah Allah telah
menumbuhkan pohon kayu manis dan pohon bunga cengkih.Beberapa ekor burung telah
meminum akan air mata Adam lalu berkata,"Manis sungguh air ini." Nabi
Adam terdengar lalu menyangka burung itu mempersendakannya lalu ia
memperhebatkan tangisannya. Lalu Allah mendengar dan menerima taubat Adam dan
mewahyukan, "Hai Adam sesungguhnya belum Aku pernah menciptakan air lebih
lazat daripada air mata taubat mu!."
Air mata yang tiada di tuntut ?
Air mata yang tiada di tuntut ?
Janganlah menangis kalau tak tercapai
cita-cita bukan kah Tuhan yang telah menentukannya.
Janganlah menangis nonton filem hindustan itu
kan cuma lakonan.
Janganlah menangis kerana cinta tak berbalas
mungkin dia bukanlah jodoh yang telah Tuhan tetapkan.
Janganlah menangis jika gagal dalam
peperiksaan mungkin kita kurang membuat persediaan.
Jangan menangis kalau wang kita hilang di
jalanan sebab mungkin kita kurang bersedekah buat amalan.
Janganlah menangis kalau tidak di naikkan
pangkat yakin lah, rezki itu adalah pemberian Tuhan.
Oleh karenya itu??..
Oleh karenya itu??..
Simpanlah air mata-air mata tangisan itu semua
buat bekalan untuk menginsafi di atas segala kecuaian yang telah melanda diri,
segala dosa-dosa yang berupa bintik2 hitam yang telah mengkelamkan hati hingga
sukar untuk menerima hidayah dari Allah swt. Seru lah air mata itu dari
persembunyiannya di balik kelopak mata agar ia menitis membasahi dan mencuci
hati agar ia putih kembali dan juga semoga ia dapat melebur dosa2 dan moga-moga
akan mendapat ampunanNya jua.
Junjungan Mulia bersabda ?
"Ada
2 biji mata yang tak tersentuh api neraka, mata yang menangis di waktu malam
hari kerana takut kepada Allah swt dan 2 biji mata yang menjaga pasukan fi
sabillah di waktu malam."
"Di antara 7 golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah di hari qiamat" seseorang yang berzikir bersendirian lalu mengenang tentang kebesaran Allah swt lalu bercucuran air matanya."
"Di antara 7 golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah di hari qiamat" seseorang yang berzikir bersendirian lalu mengenang tentang kebesaran Allah swt lalu bercucuran air matanya."
"Jika
tubuh seseorang hamba gementar kerana takut kepada Allah, maka berguguran lah
dosa-dosanya bak gugurnya dedaunan dari pepohonan kering."
Berkata Salman Al Faarisi r.a Aku di buat menangis atas 3 perkara jua :
1)
Berpisah dengan Rasulullah saw dan para sahabat-sahabat.
2)
Ketakutan seorang yang perkasa tatkala melihat malaikat Israil datang mencabut
nyawanya.
3) Aku
tidak tahu samada aku akan di perintahkan untuk ke syurga atau neraka.
Air mata tanda rahmat Tuhan ?
Rasulullah
saw bersabda : Jagalah mayat ketika kematiannya & perhatikanlah 3 perkara.
1) Apabila dahi nya berpeluh.
1) Apabila dahi nya berpeluh.
2)
Airmatanya berlinang.
3)
Hidungnya keluar cecair seperti hingus.
kerana
hal hal tersebut menandakan rahmat Allah swt untuk si mayat. (riwayat dari
Salman al Faarisi)
Sucikanlah
4 hal dengan 4 perkara :
"Wajahmu
dengan linangan air mata keinsafan, Lidahmu basah dengan berzikir kepada
Penciptamu,
Hatimu takut dan gementar kepada kehebatan Rabbmu, dan dosa-dosa yang silam di sulami dengan taubat kepada Dzat yang Memiliki mu."
Hatimu takut dan gementar kepada kehebatan Rabbmu, dan dosa-dosa yang silam di sulami dengan taubat kepada Dzat yang Memiliki mu."
Minggu, 26 Januari 2014
Cerita Abu Nawas
Abu nawas Telur Unta, baca judulnya saja kocak bangetkan bray, masa
binatang seperti Unta bertelur..Hehe..penasarankan dengan kisahnya langsung
simak aja bray.
Kalo kita bicara tentang Cerita Lucu dari sang Abu Nawas, memang tidak akan ada habisnya. Selain beliau kocak, namun banyak akal dan sangat terkenal dengan kecerdikannya.
Abu nawas adalah sosok yang sampai sekarang masih di jadikan panutan , karena selain kocak namun banyak pelajaran yang bisa kita petik di dalam cerita - ceritanya tersebut. Masih cari yang bisa ketawa namun bukan seperti cerita, kisah, namun seperti Pantun Lucu, gambar Lucu dan lain - lain banyak sekali kalo di internet yang bisa bikin kita ketawa sampai terbahak - bahak. Pokoknya Gokil Habis, langsung simak cerita lucu dari sang legendaris asal negri sebrang di bawah :
Kalo kita bicara tentang Cerita Lucu dari sang Abu Nawas, memang tidak akan ada habisnya. Selain beliau kocak, namun banyak akal dan sangat terkenal dengan kecerdikannya.
Abu nawas adalah sosok yang sampai sekarang masih di jadikan panutan , karena selain kocak namun banyak pelajaran yang bisa kita petik di dalam cerita - ceritanya tersebut. Masih cari yang bisa ketawa namun bukan seperti cerita, kisah, namun seperti Pantun Lucu, gambar Lucu dan lain - lain banyak sekali kalo di internet yang bisa bikin kita ketawa sampai terbahak - bahak. Pokoknya Gokil Habis, langsung simak cerita lucu dari sang legendaris asal negri sebrang di bawah :
Cerita Lucu Abu Nawas | Telur Unta
Pada suatu ketika Raja Harun Al Rasyid terkena penyakit yang aneh. Semua
tubuh Raja Harun Al Rasyid terasa pegal dan kaku, badanya panas dan susah untuk
bergerak. Penyakit itu semakin bertambah parah dikarenakan sang Raja tidak mau
memakan makanannya.
Banyak tabib didatangkan untuk mengobati penyakit Sang Raja, namun tak ada
satupun yang bisa mengobati. Sudah banyak pula obat yang diminum tetpai masih
belum bisa mengobati penyakitnya.
Sang Raja tidak mau menyerah dengan penyakitnya, Raja masih berkeinginan
untuk sembuh. Maka pengawalnya diutus untuk mengadakan sebuah sayembara.
Yang bisa menyembuhkan penyakit Sang Raja akan diberikan hadiah.
Kabar sayembara itu terdegar oleh Abu Nawas, ia pun tertarik dengan
sayembara itu. Tidak lama kemudian si Abu Nawas memutar otak dan pergi menuju
ke Istana Raja Harun Al Rasyid. Setelah tiba di istana, sang raja
terkejut melihat si Abu Nawas datang untuk mengobati dirinya.
"Abu
Nawas , setahuku engkau bukan lah seorang tabib, tapi mengapa engkau mengikuti
sayembara ini?
"Tuan Raja janganlah lihat penampilanku saja, begini-begini aku juga bisa obati orang sakit.
"Benarkah? Berarti engkau bisa sembuhkan penyakitku juga.
"Oh, tentu saja bisa tuan Raja. Sebenarnya apa penyakit Raja?
"Aku juga tidak tahu, tetapi seluruh tubuh dan badanku terasa sakit semua, keluh sang Raja
"Ha ha ha ha...Abu Nawas malah tertawa.
"Hei apanya yang lucu, kata sang raja.
"Tidak tuan, kalo penyakit itu gampang sekali obatnya.
"Benarkah, kaget sang raja. Apa nama obatnya dan dimana aku bisa mendapatkannya.
"Obat itu adalah telur Unta, dan anda bisa mendapatkannya dikota Baghdad ini.
Mendengar kata-kata Abu Nawas, sang Raja merasa bersemangat dan ingin mendapatkan telur Unta itu.
"Hei Abu Nawas, awas kalo kamu sampai berbohong. akan kuhukum kamu kata sang Raja.
"Cari dulu telur Unta itu, jangan asal hukum saja" kata Abu Nawas.
"Tuan Raja janganlah lihat penampilanku saja, begini-begini aku juga bisa obati orang sakit.
"Benarkah? Berarti engkau bisa sembuhkan penyakitku juga.
"Oh, tentu saja bisa tuan Raja. Sebenarnya apa penyakit Raja?
"Aku juga tidak tahu, tetapi seluruh tubuh dan badanku terasa sakit semua, keluh sang Raja
"Ha ha ha ha...Abu Nawas malah tertawa.
"Hei apanya yang lucu, kata sang raja.
"Tidak tuan, kalo penyakit itu gampang sekali obatnya.
"Benarkah, kaget sang raja. Apa nama obatnya dan dimana aku bisa mendapatkannya.
"Obat itu adalah telur Unta, dan anda bisa mendapatkannya dikota Baghdad ini.
Mendengar kata-kata Abu Nawas, sang Raja merasa bersemangat dan ingin mendapatkan telur Unta itu.
"Hei Abu Nawas, awas kalo kamu sampai berbohong. akan kuhukum kamu kata sang Raja.
"Cari dulu telur Unta itu, jangan asal hukum saja" kata Abu Nawas.
Keesokan harinya sang Raja berangkat dengan pengawalnya, Ia menyamar
menjadi rakyat biasa karena tidak ingin diketauhi kalau dia seorang Raja. Raja
pergi ke pasar-pasar disekitar Baghdad, tetapi belum menemukan telur Unta. Raja
tidak mau menyerah dan mencarinya kerumah-rumah warga tetapi dia belum
menemukan juga. Semangat Raja Harun Al Rasyid sangat kuat sekali, ia tidak
peduli jarak yang telah ditempuhnya. Hingga akhirnya tiba di sebuah hutan.
Raja terus berjalan tanpa hiraukan pengawalnya yang sudah kelelahan,sambil
menggerutu ia tetap berpikir dimana telur itu berada.
"Awas
kau Abu Nawas, kalau aku tidak menemukan telur itu akan kuhukum kau!"
gerutu raja. Penggawal bersiaplah untuk menghukum Abu Nawas besok!".
"Siap Raja" kata pengawal yang sudah kelelahan. "Tetapi kita sebaiknya kembali ke Istana, sepertinya kita tidak menemukan telur itu".
" Raja Harun Al Rasyid mempertimbangkan saran sang pengawal, beberapa saat kemudian ia melihat seorang kakek yang sedang membawa ranting.
"Siap Raja" kata pengawal yang sudah kelelahan. "Tetapi kita sebaiknya kembali ke Istana, sepertinya kita tidak menemukan telur itu".
" Raja Harun Al Rasyid mempertimbangkan saran sang pengawal, beberapa saat kemudian ia melihat seorang kakek yang sedang membawa ranting.
"Tunggu
pengawal, kita coba tanya pada kakek itu" kata Sang Raja.
Sang Raja Harun Al Rasyid menhampiri kakek yang membawa ranting itu,
melihat kondisi si kakek yang udah tua ia sangat kasihan, maka ia pun
menawarkan jasa untuk membawa kayu-kayu itu. Setelah sampai dirumah kakek tadi,
sang kakek berterimakasih kepada Raja Harun Al Rasyid yang ia tidak menyangka
bahwa ia adalah seorang raja.
"Terima
kasih cuk, semoga Allah membalas kebaikan cucuk"
"Sama-sama kek" kata raja.
"Oh iya kek, saya mau bertanya, apakah kakek punya telur Unta" tanya raja pada si kakek
"Telur Unta?" si kakek pun berfikir sejenak.
"Hahahahaha..." tawa si kakek. Raja Harun Al Rasyid pun heran dan bertanya apda sang kakek.
"Apa saya salah tanya kek" tanya raja keheranan. "Bisa kakek jelaskan?"
"Cuk, didunia ini mana ada telur Unta, setiap hewan yang bertelinga itu melahirkan bukan bertelur, jadi mana ada telur Unta. Mendengar penjelasan sang kakek membuat sang raja dan pengawalnya tersentak kaget.
"Benar juga mana ada telur unta, unta kan binatang melahirkan bukan bertelur" gumam sang raja.
"Awas kau Abu Nawas"
"Sama-sama kek" kata raja.
"Oh iya kek, saya mau bertanya, apakah kakek punya telur Unta" tanya raja pada si kakek
"Telur Unta?" si kakek pun berfikir sejenak.
"Hahahahaha..." tawa si kakek. Raja Harun Al Rasyid pun heran dan bertanya apda sang kakek.
"Apa saya salah tanya kek" tanya raja keheranan. "Bisa kakek jelaskan?"
"Cuk, didunia ini mana ada telur Unta, setiap hewan yang bertelinga itu melahirkan bukan bertelur, jadi mana ada telur Unta. Mendengar penjelasan sang kakek membuat sang raja dan pengawalnya tersentak kaget.
"Benar juga mana ada telur unta, unta kan binatang melahirkan bukan bertelur" gumam sang raja.
"Awas kau Abu Nawas"
Keesokan harinya sang raja dengan kesalnya menunggu Abu Nawas yang telah mengerjainya, mondar-mandir kesana-kemari sambil komat-kamit.
"Awas
kau Abu Nawas! awas kau Abu Nawas!'
Beberapa saat kemudian si Abu Nawas datang ke Istana. Ia memberi senyum jenakanya kepada raja, Raja Harun Al Rasyid langsung memarahinya
"Hai
Kau Abu Nawas, beraninya kau mengerjai ku, aku tidak bisa terima ini. Dengan
kesepakatan kita bahwa Aku akan menghukummu karena kamu telah membohongi aku,
mana ada telur unta sedangkan unta itu kan hewan yang melahirkan.
"Anda benar Tuan Raja, kata Abu Nawas membenarkan pernyataan sang raja, telur unta itu sebenarnya tidak ada, unta hewan yang melahirkan dan bukan bertelur.
"Lantas, mengapa kau menyuruhku untuk mencari telur itu?" sanggah raja. "Pokoknya sekarang kamu dihukum"
"Tunggu dulu Tuan Raja, sebelum saya dihukum, saya ingin bertanya"
"Tanya apa" kata raja
"Anda benar Tuan Raja, kata Abu Nawas membenarkan pernyataan sang raja, telur unta itu sebenarnya tidak ada, unta hewan yang melahirkan dan bukan bertelur.
"Lantas, mengapa kau menyuruhku untuk mencari telur itu?" sanggah raja. "Pokoknya sekarang kamu dihukum"
"Tunggu dulu Tuan Raja, sebelum saya dihukum, saya ingin bertanya"
"Tanya apa" kata raja
"Bagaimana
kondisi tubuh Tuan Raja hari ini? tanya si Abu Nawas.
"Kondisi badanku, aku merasa tubuhku tidak pegal dan sakit seperti kemaren, sang raja pun terdiam sejenak.
"Abu Nawas, aku sudah sembuh, penyakitku hilang, penyakitku hilang Abu Nawas." raja sangat gembira.
"Aku tahu, perjalananku yang amat jauh kemaren telah membuat tubuhku yang tadinya jarang bergerak menjadi bergerak dan itu membuat aliran darahku yang beku menjadi lancar kembali" itu penyebabnya, terima kasih Abu Nawas" kata sang raja
"Benar tuan, Kata Abu Nawas, tubuh yang tidak dibiasakan bergerak akan membuat darah membeku dan menjadi penyakit, maka dari itu raja rajin-rajinlah bergerak"
"Abu Nawas maafkan aku telah memarahimu, aku tidak akan menghukummu tapi aku akan berikan hadiah karena telah memberiku saran yang luar biasa.
"Terima kasih tuan raja" jawab Abu Nawas.
"Kondisi badanku, aku merasa tubuhku tidak pegal dan sakit seperti kemaren, sang raja pun terdiam sejenak.
"Abu Nawas, aku sudah sembuh, penyakitku hilang, penyakitku hilang Abu Nawas." raja sangat gembira.
"Aku tahu, perjalananku yang amat jauh kemaren telah membuat tubuhku yang tadinya jarang bergerak menjadi bergerak dan itu membuat aliran darahku yang beku menjadi lancar kembali" itu penyebabnya, terima kasih Abu Nawas" kata sang raja
"Benar tuan, Kata Abu Nawas, tubuh yang tidak dibiasakan bergerak akan membuat darah membeku dan menjadi penyakit, maka dari itu raja rajin-rajinlah bergerak"
"Abu Nawas maafkan aku telah memarahimu, aku tidak akan menghukummu tapi aku akan berikan hadiah karena telah memberiku saran yang luar biasa.
"Terima kasih tuan raja" jawab Abu Nawas.
haha..itulah kisah dari seorang yang sangat pintar dan cerdik, dan gak pernah kehabisan akal, selain kita di hibur sebenarnya banyak hikmah yang bisa kita dapat dari cerita lucu Abu Nawas seperti yang ada di atas yang berjudul telur Unta.
Hadis tentang ikhlas, sabar, dan pemaaf
Hadist
Tentang Ikhlas, Sabar dan Pemaaf :
Tentang Ikhlas, Nabi SAW bersabda :
عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ رض
قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص : اِنَّ اللهَ لاَ يَنْظُرُ اِلىَ اَجْسَامِكُمْ
وَلاَ اِلىَ صُوَرِكُمْ وَ لٰكِنْ يَنْظُرُ اِلىَ قُلُوْبِكُمْ. مسلم
Dari Abu
Hurairah RA, ia berkata : Rasulullah SAW pernah bersabda,“Sesungguhnya
Allah tidak melihat (menilai) bentuk tubuhmu dan tidak pula menilai kebagusan wajahmu,
tetapi Allah melihat (menilai) keikhlasan hatimu”. (HR. Muslim)
Tentang
Sabar, Nabi SAW bersabda :
|
وعن ابى يحي
صهيب بن سنان رضى اللّه عنه قال : قال رسول اللّه عجبالامرالمؤمن انّ أمره كلّه
له خيروليس ذلك لأحدالاّللمؤمن إن اصابته سرّءشكرفكان خيراله، وإن اصابته
ضرّاءصبرفكان خيراله (رواه مسلم)٠
|
|
“Dari Abu Yahya Shuhaib bin Sinan ra., ia berkata : "Rasulullah
saw. Bersabda : "Sangat menakjubkan bagi orang mukmin, apalagi segala
urusannya sangat baik baginya, dan itu tidak akan terjadi bagi seseorang yang
beriman, kecuali apabila mendapatkan kesenangan ia bersyukur, maka yang
demikian itu sangat baik, dan apabila ia tertimpa kesusahan ia sabar maka yang demikian sangat baik baginya."
(HR. Muslim) |
Tentang
pemaaf, Nabi SAW bersabda :
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه، عن رَسُولَ اللَّهِ
صلّى الله عليه وسلّم قَالَ : مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ، وَمَا زادَ اللهُ
عَبْداً بعَفْوٍ إِلاَّ عِزّاً، وَمَا تَوَاضَعَ أحَدٌ للهِ إِلاَّ رَفَعَهُ
اللهُ. رواه مسلم وغيره
“Dari Abu Hurairah radhiallahu
'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Tidaklah
sedekah itu mengurangi harta, dan tidaklah Allah menambah bagi seorang hamba
dengan pemberian maafnya (kepada saudaranya,) kecuali kemuliaan (di dunia dan
akhirat), serta tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah kecuali Dia
akan meninggikan (derajat)nya (di dunia dan akhirat).'”
(HR. Muslim, no. 2588 dan imam-imam lainnya).
Langganan:
Komentar (Atom)
